
JAKARTA,LM.com- Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Halmahera Timur Jakarta, menguji Ketegasan Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub dalam kasus pengeroyokan yang diduga melibatkan Kepala Dinas (Kadisperindagkop) Haltim yang terjadi, Sabtu (11/4/2026).
Ketua Umum HIPMI-Haltim Jakarta, Bunari Parangi melalui rilisnya yang di kirim ke Redaksi Media ini mengatakan, pihaknya meminta ketegasan Bupati Kabupaten Halmahera Timur Agar evaluasi kepala Dinas (Disperindagkop) Haltim, karena sesuai dengan Tindakan dan Sanksi.
“Bupati, Ubaid Yakub sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian/PPK segera memberikan sanksi disiplin, merombak, memindahkan (mutasi), atau bahkan memberhentikan kepala dinas yang melanggar ketentuan,”ujar Bunari
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Halmahera Timur, Ricko Debeturu juga diduga mengabaikan arahan kepolisian terkait penjagaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Pasalnya, acara hiburan malam pada pernikahan anak Kadis Perindakop berakhir ricuh.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, resepsi pernikahan yang berlangsung siang hari dilanjutkan dengan hiburan malam kemudian sekitar pukul 22.00 WIT Kamis Tanggal 9 April 2026, bentrokan pecah hingga melibatkan kelompok pemuda dari Desa Kakara Ino, Desa Gamlaha, dan Desa Kakara Pulau (Halmahera Utara), serta dua pemuda dari Desa Labi-Labi, Kecamatan Wasile Utara.
Insiden ini bermula dari dugaan pengeroyokan terhadap pemuda asal Hatetabako. Keterlibatan Kadis Perindagkop sebagai penyelenggara acara.
Padahal, Kepala Dinas harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat bukan memberikan contoh yang buruk dan justru kepala Dinas Disperindagkop diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
“Karena itu Hipmi Haltim Jakarta menantang Bupati Kabupaten Halmahera Timur, Ricko Debeturu dan Kapolres Haltim untuk segera evaluasi dan periksa kepala Dinas Disperindagkop dalam dugaan Kasus pengeroyokan,”pungkasnya (Red)