Soroti Pembiaran Aset Daerah. KNPI Halsel Sebut Ini Problem Serius, Pemda DPRD Jangan Diam

Tampak salah satu bagian

HALSEL,LM.com- Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), akhirnya angkat suara terkait pembiaran atau dibiarkan aset daerah oleh Pemerintah Kabupaten yang dibangun dengan memakan anggaran miliaran rupiah.

Terpantau, ada sejumlah aset daerah seperti pasar dilokasi desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, dan Pasar di desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan, yang tidak difungsikan oleh pemerintah Kabupaten. Padahal memakan anggaran hingga puluhan miliar.

Ketua DPD KNPI Halsel, Sefnat Tagaku dalam rilisnya, Sefnat mengaku sangat menyayangkan sikap Pemerintah Daerah karena telah membiarkan berbagai bangunan menjadi tempat sampah.

“Bangunan pasar yang ada di Babang dan Tuwokona, jika difungsikan akan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Kenapa tidak difungsikan? Ini kan bangunan yang dibangun pakai uang daerah puluhan miliar dan harus difungsikan untuk kepenetingan masyarakat,”ucap Ketua DPD KNPI Halsel itu, Kamis (2/4/2026).

Lanjut Sefnat mengatakan, pasar Tuwokona kan sudah ada rekomendasi dari KPK dua tahun lalu untuk diperbaiki. “Kenapa sampai sekarang belum juga direalisasikan? Ada apa?”, tambahnya dengan tanya

Ketua KNPI Halsel juga mengatakan bahwa pembiaran aset daerah merupakan problem serius yang harus disikapi secara bersama, jangan-jangan ada motif lain dibalik pembiaran berbagai aset daerah.

“Kita harus sikapi, ini persoalan yang harus diperhatikan. Jangan sampai Pemerintah kita hanya tahu buang uang tanpa manfaat yang menyentuh kesejahteraan masyarakat. Atau jangan-jangan ada motif lain”, tutup Sefnat Tagaku

Terhadap pembiaran aset itu, dirinya meminta lembaga pengawasan untuk menmanggil Kepala Dinas, Ardiani Rajilun supaya di pertanyakan apa alasan sehingga bangun megah itu dibiarkan. “DPRD sebagai lembaga pengawasn tolong jangan diam. Kalau diam dan tidak peduli maka DPRD juga punya niat yang sama untuk biarkan aset itu sampai rusak,”pungkasnya (Red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!