
“Dua Tahun Berdiri, BUMD Dinilai Belum Maksimal Dongkrak PAD dan Ambil Peran di Tengah Ledakan Investasi”
HALTENG,LM.com- Masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Halmahera Tengah meminta Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji segera melakukan evaluasi terhadap arah kebijakan strategis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Fagogoro Maju Bersama. Permintaan tersebut muncul setelah dua tahun BUMD berdiri. Namun, dinilai belum menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun penguatan ekonomi masyarakat.
Padahal BUMD ini sejak awal diharapkan menjadi lokomotif ekonomi daerah itu diproyeksikan mampu memanfaatkan berbagai peluang usaha dari pesatnya investasi di sektor pertambangan, kawasan industri Teluk Weda, hingga aktivitas ekonomi di Pulau Gebe. Namun, menurut sejumlah pihak, peluang strategis tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.
“BUMD seharusnya menjadi ujung tombak ekonomi daerah. Di tengah investasi bernilai triliunan rupiah yang terus masuk ke Halmahera Tengah, masyarakat berharap perusahaan daerah mampu mengambil peran nyata sehingga manfaat investasi juga dirasakan oleh rakyat,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat yang tidak mau identitasnya di publish
Berbagai sektor usaha, seperti logistik, jasa penunjang pertambangan, perdagangan, pengelolaan limbah, hingga kemitraan dengan pelaku industri, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun hingga kini, publik menilai belum terlihat langkah bisnis yang cukup progresif untuk menjadikan BUMD sebagai pemain strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Seiring itu, muncul desakan agar Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melakukan evaluasi terhadap tata kelola, kinerja manajemen, arah bisnis, serta capaian perusahaan daerah tersebut. Menurut sejumlah pihak, evaluasi diperlukan agar BUMD dapat menjalankan fungsi utamanya secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat ekonomi yang terukur bagi daerah.
Di ruang publik juga berkembang berbagai pandangan mengenai latar belakang pembentukan BUMD pasca-Pilkada 2024. Pandangan tersebut merupakan persepsi yang berkembang di masyarakat dan belum merupakan fakta yang telah terbukti. Karena itu, sejumlah kalangan menilai evaluasi secara objektif berbasis kinerja menjadi langkah penting untuk menjawab berbagai pertanyaan publik.
Dengan potensi sumber daya alam yang besar dan arus investasi yang terus meningkat, masyarakat berharap BUMD Fagogoro Maju Bersama dapat segera bertransformasi menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional, kompetitif, dan mampu meningkatkan PAD, membuka lapangan kerja, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Halmahera Tengah.
Desakan evaluasi tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola BUMD agar mampu menjalankan peran strategisnya sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah, bukan sekadar menjadi pelengkap struktur pemerintahan.
Hingga berita ini dipublish Redaksi media ini masih terus berupaya melakukan konfirmasi terhadap management BUMD Fagogoru (Red)