Dinilai Tertutup Tangani Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi. Politisi Perindo Minta Kapolda Malut Evaluasi Hendra Gunawan

Irawan Adam

HALSEL,LM.com- Kinerja Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan (Halsel) tampaknya sudah mulai diragukan sehingga pucuk pimpinan di Kepolisian Resor (Polres) didesak untuk di copot.

Desakan ini datang dari Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Irawan Adam mengatakan, sudah saatnya Kapolda Malut, Irjen Pol Arif Budiman mengevaluasi Kapolres Halmahera Selatan AKBP. Hendra Gunawan. Sebab, ada penanganan masalah yang dianggap tidak becus yakni penanganan dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang hingga kini  belum ada kepastian hukum. Padahal, kasus penyelewengan BBM jenis solar bersubsidi di Desa Babang kecamatan Bacan Timur ini penegakan hukum harus berjalan profesional, transparan, dan bebas dari intervensi.

”Jadi, Pak Kapolda harus mengambil langkah tegas. apabila pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran etik, penyalahgunaan wewenang, atau pelanggaran hukum oleh siapa pun, maka harus diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak boleh ada perlakuan istimewa dalam penegakan hukum,” tegas Irawan

Irawan juga meminta agar kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diusut hingga tuntas, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab berdasarkan alat bukti maka transparansi penanganan perkara itu penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

”Jadi Pak Kapolda harus utus penyidik Polda Malut turun ke Halsel. Karena ada kasus kasus yang merugikan masyarakat terkesan dilakukan pembiaran oleh Kapolres Halsel,”tambah Irawan

Hingga berita ini dipublish belum ada pernyataan resmi Polres Halsel karena diduga memilih tertutup atas kasus gudang penyelewengan BBM jenis solar bersubsidi di Desa Babang kecamatan Bacan Timur. (opan)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *