Marak Kejahatan Dan Gangguan Kamtibmas di Lelileif Weda Tengah, Warga Minta Polisi Perketat Pengawasan Dan Sediakan Layanan Pengaduan Mudah

Flayer Foto Berita

HALTENG,LM.com– Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Lelileif, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah dinilai semakin memprihatinkan. Berbagai jenis kejahatan dan gangguan ketertiban dilaporkan marak terjadi dan mengganggu kenyamanan serta rasa aman warga sehari-hari.

Keluhan ini disampaikan langsung oleh masyarakat setempat, meliputi wilayah Desa Lelileif Woebulen dan Lelileif Sawai, khususnya di kawasan lingkar tambang yang dinilai semakin rawan.

Berbagai Gangguan dan Kejahatan Terjadi

Berdasarkan pantauan dan laporan warga, rentang permasalahan yang muncul cukup luas :

– Gangguan ketertiban: peredaran dan konsumsi minuman keras, pemutaran musik keras hingga larut malam yang mengganggu istirahat warga

– Konflik fisik: keributan, tauran, dan perkelahian antar kelompok yang kerap berujung pada tindakan kekerasan

– Kejahatan berat : kasus pencurian, hingga laporan dugaan tindak kekerasan seksual dan pemerkosaan yang membuat warga merasa takut beraktivitas, terutama pada malam hari

Masyarakat mengaku khawatir kondisi ini akan semakin memburuk jika tidak segera ditindak tegas. Wilayah yang menjadi pusat aktivitas ekonomi di sekitar kawasan tambang ini justru menjadi tempat yang rawan bagi anak-anak dan keluarga.

Warga Sampaikan Permohonan Kepada Aparat

Merespons situasi tersebut, warga menyampaikan dua permintaan utama kepada Polres Halmahera Tengah dan jajaran Polsek Weda:

Perketat patroli dan pengawasan, terutama pada malam hari serta titik-titik rawan di lingkar tambang

Sediakan layanan pengaduan daring/online, agar masyarakat lebih mudah melaporkan kejadian tanpa rasa takut atau kesulitan akses

Tindak tegas setiap pelaku agar memberikan efek jera dan memulihkan kembali rasa aman di wilayah tersebut

“Kami butuh jaminan bisa tidur nyenyak dan anak-anak bisa berjalan aman. Kalau dibiarkan terus, masa depan desa kami terancam,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya demi keamanan pribadinya

Warga juga berharap pemerintah daerah turun tangan mencari solusi jangka panjang, bukan hanya penindakan sesaat saja, agar kondisi sosial dan keamanan di Lelileif Weda Tengah dapat pulih kembali seperti sedia kala.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut. Redaksi News Liputan Malut akan terus memantau perkembangan kondisi Kamtibmas di wilayah ini. (Ikhy)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *