
HALSEL,LM.com- Pemerintah Kabupaten Halmehera Selatan (Halsel) dibawah pimpinan almarhum mantan Bupati, Usman Sidik tahun 2023 lalu menggelontorkan anggaran puluhan milyar untuk membangun infrastruktur pasar di Desa Babang Kecamatan Bacan Timur dan proyek tersebut telah rampung alias selesai sekirabtahun 2024.
Namun setelah selesai, proyek yang harsunya menjadi kebanggan masyarakat terutama “Pedagang” itu diduga sengaja dibiarkan oleh Pemerintahan saat ini karena sejak Bassam Kasuba menjadi PJ Bupati, kemudian menang dalam Pilkada berpasangan dengan Helmi Umar Muksin dan kepemimpinan sudah 1 tahun berjalan ini, pasar Babang yang megah itu tampaknya luput dari perhatian kedua pemimpin daerah ini.
Buktinya, pasar tersebut rampung alias selesai sekitar 2 tahun lalu (2024), tetapi hingga tahun 2026 ini pasar tersebut tak kunjung difungsikan. Padahal, seluruh fasilitasnya terbilang cukup mewah jika dibandingkan dengan pasar lain yang ada di Ibu Kota Kabupaten Halmahera Selatan.
Pantauan Redaksi Media ini di lapangan, megahnya pasar Babang itu tampaknya hanya dibiarkan lantai kosong di hiasi kotoran hewan dan rumput yang ada dihalaman masing-masing lapak karena tidak satu pun pedagang atau penghuni yang menempati lapak-lapak sepih itu untuk berjualan.
Daerah Dirugikan Akibat Penelantaran Aset Daerah seperti Pasar dan Pelabuhan Babang.

Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (FPG) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Selatan, Rustam Ode Nuru secara tegas mengatakan, jika pekerjaan fisiknya sudah 100% dan kajian penempatan nya sudah final maka tidak ada alasan bagi Pemerintah untuk segera di fungsikan baik pasar maupun pelabuhan karena itu aset Daerah.
“Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Segera fungsikan pasar babang, karena ada potensi pendapatan retribusi disitu, artinya selama pasar dan pelabuhan belum di gunakan selama itu juga Daerah dirugikan. Karna selama ini pelabuhan yang kita gunakan adalah pelabuhan Nasional bukan Aset Daerah. Sudah Puluhan tahun Daerah dirugikan karena aset Daerah seperti pasar dan pelabuhan di Babang diterlantarkan,”tegas Rustam (Red)