Tournament Domino Ake Gaale Dinilai Ilegal, PORDI Provinsi Maluku Utara Bakal Polisikan Bahri H. Awal

Kegiatan Tornamet Domino 

TERNATE,LM.com- Kendati pelaksanaan Turnamen Domino Gardu Ake Gaale di area Kantor Perumda Air Minum, Kelurahan Sangaji Utara, Kecamatan Ternate Utara berjalan lancar. Namun, kegiatan tersebut dinilai ilegal.

Turnamen tersebut disinyalir tidak sah lantaran masa bakti kepengurusan Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Ternate di bawah pimpinan Ridwan Arsan (Ketua) dan Bahri H Awal (Sekretaris) telah berakhir.

Berdasarkan SK Nomor: SKEP/01/SK-PENGPROV/PORDI.MALUT/V/2022 tentang Susunan Personalia PORDI Kota Ternate Masa Bakti 2022–2026, masa jabatan pengurus tersebut resmi berakhir pada 23 Mei 2026.

Ketua PORDI Provinsi Maluku Utara, Muhammad Sinen, menegaskan bahwa kepengurusan Ridwan Arsan sudah kadaluwarsa maka dia mempertanyakan dasar hukum rekomendasi yang dikeluarkan oleh pengurus yang telah demisioner tersebut.

Bahri yang mengklaim diri sebagai Sekretaris dalam surat rekomendasi–diduga secara sepihak mencatut nama organisasi PORDI Kota Ternate untuk menerbitkan rekomendasi ilegal atas pelaksanaan turnamen domino di kompleks PDAM Ake Gaale.

“Kami akan memproses hukum tindakan ini karena diduga kuat menyalahgunakan nama organisasi demi kepentingan pribadi dan kelompok,” tegas Muhammad Sinen, Jumat (7/8/2026).

Muhammad Sinen menjelaskan, dirinya ditunjuk oleh Pengurus Pusat PORDI sebagai Ketua Pengprov PORDI Malut pada Desember 2025. Memasuki Juni 2026, masa jabatan seluruh pengurus daerah (Pengda) PORDI tingkat kabupaten/kota se-Maluku Utara resmi berakhir.

Atas dasar itu, Pengprov PORDI Malut menerbitkan SK Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PORDI Kota Ternate kepada Ridwan Ali untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda) guna memilih ketua definitif baru.

Iklan Harita Nickel
Iklan Harita Nickel

“Namun sebelum Musda digelar, tiba-tiba ada pihak yang mengatasnamakan PORDI Ternate mengeluarkan rekomendasi turnamen. Ini jelas melanggar aturan organisasi,” ujarnya

Ia juga menegaskan bahwa Pengprov PORDI Malut tidak pernah menerbitkan SK atas nama Bahri H Awal.

“Musda saja belum digelar, bagaimana bisa mengklaim diri sebagai sekretaris? SK dari provinsi atas nama dia tidak ada, tetapi berani mengeluarkan rekomendasi dan menggelar acara,” lanjutnya

Sementara itu, Bahri yang dikonfirmasi di lokasi acara enggan memberikan penjelasan terkait legalitas dan surat rekomendasi turnamen tersebut. “Maaf, saya sibuk melayani peserta domino,” ujar Bahri singkat (Red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *