Direktur Eksekutif LSMPI Apresiasi Kebijakan Bupati Halmahera Tengah

Flayer Foto Berita

JAKARTA,LM.com- Di tengah berbagai perdebatan mengenai dampak dan manfaat hilirisasi industri nikel di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dinilai berhasil menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Penilaian tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Studi Advokasi dan Monitoring Pertambangan Indonesia (LSMPI), Ikbal Hayat. Menurut Ikbal, pemaparan Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji dalam program Prime News CNN Indonesia terkait pemanfaatan pendapatan daerah yang berasal dari sektor hilirisasi nikel untuk mendukung berbagai program sosial dan pembangunan masyarakat.

Langkah Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen dalam mengembalikan manfaat pembangunan kepada masyarakat sebagai pemilik hak atas sumber daya alam yang dikelola di daerah tersebut..

“Kaminmengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Ikram Malan Sangadji yang berupaya mengembalikan manfaat pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat melalui program-program yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Ini merupakan bentuk nyata bahwa hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Ikbal Hayat kepada newsliputanmalut.com, jumaat (12/6/2026).

Ikbal menilai berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah menunjukkan keseriusan dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.

Sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) diantaranya adalah : 

1. Insentif ibu hamil dan ibu menyusui sebesar Rp1 juta per bulan selama 15 bulan.

2. Bantuan sosial bagi orang tua tunggal dan lanjut usia sebesar Rp500 ribu per bulan.

3. Pendidikan gratis dan beasiswa mulai dari tingkat PAUD hingga program doktoral (S3).

4.  Jaminan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Halmahera Tengah yang memiliki NIK 8202, termasuk layanan kesehatan rujukan hingga ke luar negeri sesuai ketentuan yang berlaku.

5. Pembangunan 2.906 unit rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, berbagai program tersebut menunjukkan bahwa hilirisasi tidak semata-mata berbicara mengenai investasi, ekspor, dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat.

Tujuan utama hilirisasi adalah menciptakan nilai tambah ekonomi yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ketika hasil pembangunan diwujudkan dalam bentuk akses pendidikan yang lebih baik, layanan kesehatan yang memadai, perlindungan sosial, dan penyediaan hunian yang layak, maka manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh rakyat,” jelasnya

Pertumbuhan Ekonomi Harus Diimbangi Tata Kelola yang Baik.

Ikbal menilai Halmahera Tengah saat ini telah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia yang didorong oleh investasi strategis di sektor pengolahan dan pemurnian nikel.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan ekonomi harus tetap diiringi dengan penguatan tata kelola pemerintahan, perlindungan lingkungan hidup, peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal, serta kepatuhan perusahaan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dibarengi dengan pengawasan yang kuat. Pemerintah daerah perlu memastikan seluruh perusahaan yang beroperasi menjalankan kewajibannya secara optimal, baik dalam aspek lingkungan, keselamatan kerja, pemberdayaan masyarakat, maupun tanggung jawab sosial perusahaan. Dengan demikian, manfaat investasi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan dirasakan secara merata,”tegasnya.

Ikbal menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya investasi yang masuk, tetapi juga dari kemampuan pemerintah daerah mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, berbagai program yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dapat menjadi contoh positif bagi daerah-daerah penghasil sumber daya alam lainnya di Indonesia.

“Masih terdapat berbagai tantangan yang harus terus dibenahi. Namun capaian yang telah ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah layak mendapatkan apresiasi. Harapannya, program-program pro-rakyat ini terus diperkuat dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah penghasil sumber daya alam lainnya dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Ikbal Hayat (Red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *