
JAKARTA,LM.com- Fakta mencengangkan dibongkar oleh Anggota DPRD Kota Ternate dari Fraksi Gerindra, Nurjaya Hi Ibrahim terkait Vila Lago Montana dan berujung diberhentikan dari Anggota DPRD. Fakta itu dibongkar melalui podcast Bang Syukur Mandar di Jakarta yang saat ini lagi viral.
Percakapan soal Lago Montana ini dimulai dari Bang Syukur Mandar yang menyampaikan bahwa dirinya mengundang Nurjaya karena dianggap punya keberanian. “Saya swring dikirimkan berita-berita karena itu saya ingin mengkonfirmasi bahwa Ibu Nurjaya ini berhadapan dengan 29 Anggota DPRD Kota Ternate, dikeroyok semua fraksi dan perempuan lagi. Sebenarnya apa kejadian nya.? Bisa diceritakan biar jelas. ujar Bang Syukur dengana nada tanya
Menanggapi pertanyaan Bang Syukur Mandar, Nurjaya Hi Ibrahim langsung menceritakan kronologisnya. Menurut Nurjaya, awalnya dia menyampaikan statemen ke salah satu media terkait vila Lago Montana di danau ngade.
Bang Syukur Mandar pun langsung merespon dengan menanyakan apa itu Lago Montana, ada mistis atau apa disana sehingga sangat menegangkan.?
Nurjaya mengatakan, Vila Lago Montana itu dibangun diatas sepadan danau ngade dan sudah mendapatkan surat peringatan atau teguran pertama (SP1) dan peringatan kedua atau teguran kedua (SP2) dari Pemerintah Kota Ternate soal tata ruang.
“Saat itu media meminta tanggapan saya soal vila Lago Montana karena pembangunan masih terus dilanjutkan sampai selesai tapi tidak mendapatkan sanksi apapun. Saya menilai dia ini (pemilik) pasti punya kedekatan dengan pejabat, katena masih banyak masyarakat yang membangun di daaerah sepadan sungai itu tapi dilarang kecuali dia (pemilik),”ujarnya
Lanjut Nurjaya, setelah statemen itu naik di berita, dia langsung dihubungi dua oknum Anggota DPRD Kota Ternate dari Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) dan Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) meminta jangan dulu di follow up ke media lagi karena ada arahan dari Ketua DPRD. “Jadi saya bilang Ooh begitu ya.? Dan akhirnya oknum itu mengarahkan saya untuk membahas di Jakarta di rumah makan engking dan di bahas tentang villa.
Oknum Anggota itu sampaikan kalau kita ikut arahan kita dapat tiket pergi-pulang (PP) Ternate-Jakarta dan saya tidak tau tiket itu dari siapa dan saat ditawarkan oleh oknum Anggota Dewan itu saya sampaikan untuk saya tidak mau dan saya bersikeras waktu pembahasan di meja makan,”cetus Nurjaya
Bang Syukur Mandar pun langsung merespon soal tiket pergi pulang itu. “Kalau ikut arahan agar tidak melarang atau membiarkan terus membangun Vila itu maka dapat tiket PP Ternate-Jakarta itu Rp7 juta itu murah benar harganya Anggota DPRD,”celetuk Bang Syukur Mandar
Nurjaya Hi Ibrahim pun lanjut menceritakan, setelah dirinya menolak menerima tawaran itu, mereka menyampaikan bahwa Nurjaya tidak akan bisa melawan Walikota dan Ketua DPRD tapi dirinya tidak mau ramai-ramai terlibat.
“Setelah itu saya keluar dari warung bersama dua Anggota Dewan juga di mobil grab. Saya menyampaikan kalimat canda menggunakan dialeg Ternate “mangkali sodapa kapa kong” atau mungkin sudah dapat itu, tapi saya tidak menyebutkan bama oknum, yang mendapatkan apa itu saya tidak sebutkan. Ternyata candaan bahasa itu disambungkan ke oknum yang bersikeras saat di meja makan itu. Jadi, itu yang dijadikan bahan untuk menuntut saya di Badan Kehormatan (BK) yang dilaporkan oleh Nurlela Syarif dengan alasan pencemaran nama baik karena menudu komisi menerima suap, padahal saya tidak pernah menyebutkan Komisi,”beber Nurjaya
Setelah dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK), lalu panggil dan disidangkan kurang lebih enam (6) kali. Yang periksa Anggota Dewan dan Saksi juga Anggota Dewan.
Bang Syukur Mandar kemudian menanyakan apakah restoran itu masih tetap jalan atau sudah beroperasi.? Sementara masyarakat di sekitar tidak bisa membangun. Nurjaya menjawab, Vila itu sudah selesai di bangun tetap jalan.
“Saya mau sampaikan ke Pak Presiden bahwa berantas Korupsi saya sudah laksanakan Pak. Saya mau mengembalikan hak rakyat karena banyak rakyat menderita,”pungkasnya
Diakhi wawancara podcast itu, Nurjaya Hi Ibrahim tak tahan menahan menahan air mata dan akhirnya dia menangis didapana bang Syukur Mandar dan berkata bahwa ketika dia menyampaikan kebenaran banyak teman yang menyinggung, dikucilkan.
Diakhir pembicaraan itu Bang Syukur Mandar memberikan apresiasi kepada Nurjaya Hi Ibrahim. “Pak Presiden, Pak Dasco dan pimpinan Partai Gerindra yang lain pasti bangga kadernya seperti ini. Ibu tidak sendiri dan jangan perlu takut, Allah akan bersama Ibu,”pungkas bang Syukur Mandar (Red)