
TERNATE,LM.com- Ketua Himpunan Nelayan Indonesia (HNSI) Kabupaten Halmahera Tengah, Badar Manai ikut menyatakan dukungan penuh dan siap bergerak bersama Aliansi Moloku Kie Raha Menggugat dalam pelaksanaan Aksi Akbar 258 untuk Konsolidasi Referendum Damai yang akan dilaksanakan di Ternate, Maluku Utara.
Badar menegaskan bahwa persatuan seluruh elemen masyarakat Maluku Utara adalah kunci utama perjuangan. Kepentingan daerah harus menjadi yang utama, dan kekayaan alam yang diambil dari tanah dan laut Maluku Utara harus kembali memberikan manfaat nyata bagi rakyatnya sendiri.
“Solidaritas dan persatuan Moloku Kie Raha bersatu di bawah panji perjuangan! Kepentingan daerah adalah yang utama. Kekayaan alam milik rakyat harus kembali kepada rakyat!”
Lima Tuntutan Rakyat Kita Perjuangkan
BAlatalkan UU ESDM. Kembalikan kewenangan SDA ke Daerah
Lunasi Seluruh Tunggakan DBH Secara transparan dan adil
Hormati Hak Ulayat Tanah Adat dan Laut, Ganti rugi kerusakan lingkungan.
Berikan Uang Nelayan, Buruh dan Pengusaha Lokal dalam rantai pasok Hilirisasi
MENUNTUT JANJI KEMERDEKAAN — UUD 1945 Pasal 33 & 34
“Kami bukan penonton di tanah sendiri!”
Kepada seluruh nelayan, petani, buruh, pemuda, dan seluruh rakyat Halmahera Tengah — Hadirilah.! Bersama-sama kita tuntut keadilan untuk tanah dan laut kita sendiri. “Marimoi Ngone Futuru — Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Menggugat!. (Ikhy)