HIKMU Jakarta Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Gempa di NTT. Askan Naim : Duka Mereka Adalah Duka Kami

Ketua HIKMU dan Pengurus

JAKARTA,LM.com- Segenap Keluarga Besar Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU) Jakarta menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas bencana alam gempa bumi berkekuatan M 7,7 yang dilaporkan mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan sekitarnya pada 15 Agustus 2026.

Pernyataan duka tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian HIKMU terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Ketua Umum HIKMU, H. Askan Naim, S.Sos., M.H., menyampaikan doa bagi para korban meninggal dunia, masyarakat yang terluka, serta seluruh keluarga dan masyarakat yang terdampak.

“Semoga para korban jiwa mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Bagi yang selamat, semoga diberikan kesembuhan dan kesehatan sepenuhnya. Semoga seluruh wilayah yang terdampak dapat dipulihkan kembali seperti sedia kala, dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan damai dan sejahtera,” ujar Askan Naim

Duka Mereka Adalah Duka Kami

HIKMU menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah maupun daerah asal. Sebagai organisasi yang menghimpun keluarga besar Maluku Utara, HIKMU memandang masyarakat NTT sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia.

Pesan persaudaraan tersebut juga tercermin dalam filosofi Maluku Utara “Marimoi Ngone Futuru”, yang bermakna persatuan dan kebersamaan.

“Marimoi Ngone Futuru-Bersatu Kita Teguh. Duka saudara adalah duka kami. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua,” tegas HIKMU dalam pernyataannya

HIKMU juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendoakan masyarakat NTT serta memberikan dukungan moral kepada para korban dan keluarga yang terdampak.

Bagi masyarakat yang memiliki kemampuan, HIKMU turut mendorong kepedulian nyata melalui bantuan kemanusiaan yang dapat disalurkan melalui jalur dan lembaga yang terpercaya.

Persaudaraan Tanpa Batas

Menurut HIKMU, bencana alam merupakan momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian antarsesama anak bangsa. Perbedaan daerah dan latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk saling membantu ketika saudara sebangsa menghadapi musibah.

“Persaudaraan Tanpa Batas, Kasih Sayang Tanpa Jarak,” menjadi pesan yang disampaikan HIKMU dalam menguatkan semangat kebersamaan dengan masyarakat NTT.

HIKMU berharap proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik serta masyarakat terdampak diberikan kekuatan untuk kembali membangun kehidupan mereka. (Ikhy)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *